Salah satu hari raya umat Islam yaitu Idul adha. Pada Idul Adha ada kebiasaan menyembelih hewan kurban dan itu sudah termasuk hukum Islam. Yang terpenting kita bisa merasakan berbagi kepada sesama.
Malam sebelumnya aku ada dirumah temenku. Lah, trus gak takbiran? Takbiran lah, tapi males kalau bareng sama bocah-bocah nakal. Bocah-bocah biasanya gangguin aku, ngelitikin aku, aku gak suka dikelitikin karena aku akan berteriak. Latah maksudnya? Beda lah, aku cuman sedikit gak 4L4Y kayak yang kalian harapkan. Jam 9 aku pulang dan ke musholla. Tiga jam kemudian barulah yang ditunggu-tunggu datang. Makan, itu yang ditunggu-tunggu. Bukan soal makanannya, tapi jarang-jarang makan bareng sama temen dan tetangga. Habis makan langsung pulang karena esoknya tugas berat sudah menunggu.
Keesokan harinya, hari raya yang seperti biasa. Yang menyenangkan adalah karena aku libur sekolah. Meskipun libur sekolah ada edaran yang menyuruh aku sholat di sekolah. Tapi aku gak dateng. Bukan cuman sekali, tapi dari SMP aku gak pernah sholat Ied di sekolahku. Menurutku Kalau kita sudah divonis libur ya gak usah nurutin kewajiban. Bukan berarti aku melanggar, aku hanya pengen menikmati hari liburku, toh meskipun aku libur aku masih harus menjalankan tugas. aku juga ikut remus(remaja musholla), namanya AMAL(Angkatan Muda AL - FIRDAUS). gak etis kalau aku ninggalin tugas, takutnya nanti gak ada yang bere-beres di lapangan.
Seusai sholat Ied aku langsung membereskan tali tampar untuk saf. Lalu ikut bantuin orang-orang menyembelih hewan kurban. Nah, hal berat adalah dimana aku harus ikut membersihkan jasad hewan-hewan tersebut. Meskipun aku ikut bantuin, jujur aku gak suka daging. Bukan gak suka semuanya, hayna kalau di buat dendeng baru aku suka. Waktu bersihin aku juga harus nahan diri, loh kenapa? secara aku gak suka sama begituan, harus nahan rasa mual yang ada diperut. Percaya deh rasanya kayak mau muntah tapi gak boleh dikeluarin. Hal yang seru terjadi saat aku membagikan daging kurban. Aku dan dua temenku naik becak untuk membagikanya. nah, waktu diturun-turunan becaknya jomplang karena keberatan beban yang di depan. Untungnya daging-daging pada gak jatuh
Selesai tugasku, langsung menghadap komputer dan chattingan sama Si Dia. Capek? Gak lah, kan udah diobati.
